OTTNews

Berkas Perkara LM Segera Dilimpahkan, Bupati Tentukan Sikap Ketika Status Incraht


Salah satu pejabat yang dijadikan tersangka dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada pembangunan Pasar Sambelia inisial (LM) akan dilimpahkan dalam waktu dekat ke Pengadilan Tipikor Mataram. Terkait hal itu, Bupati Lombok Timur (Lotim) belum bersikap atas jabatan (LM) sebagai salah satu kepala OPD di lingkup Pemkab Lotim, sampai nantinya ada keputusan hukum tetap dari pengadilan.

LOMBOK TIMUR, OttNews.id– Tersangka dugaan Tipikor pada pembangunan pasar Sambelia, (LM) dan (H) menghadiri panggilan dari penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur (Lotim). Kedua tersangka tepat mendatangi Kejari sesuai waktu pemanggilan, dan menjalani pemeriksaan selama tiga jam.

“Hasil tahap dua hari ini dihadiri tepat waktu oleh dua tersangka dengan didampingi masing-masing pengacaranya. Diperiksa dari jam 9 sampai 11,” kata Kasi Pidsus Kejari Lotim, Wasita Triantara, (19/11/2020).

Tersangka tidak dilakukan penahanan oleh pihak kejaksaan, karena yang bersangkutan berlaku kooperatif, terang Warsita, namun berkas dari kedua tersangka akan segera dilimpahkan dalam waktu dekat ke Pengadilan Tipikor Mataram.

“Kami tidak melakukan penahanan, karena alasan subjektif dan objektifnya, karena selama ini mereka kooperatif selama kami minta hadir di kejaksaan pasti hadir tepat waktu. Kemudian hasil tahap dua hari ini akan kami limpahkan ke pengadilan Tipikor, segera dalam waktu dekat,” ucapnya.

Warsita menegaskan kedua tersangka disangkakan Pasal 3 dan 4 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

“Ancaman hukumannya kalau pasal 4 minimal 4 tahun, kalau pasal 3 minimal 1 tahun, dengan masing-masing ancaman maksimal 20 tahun penjara,” imbuhnya.

Bupati Lotim, H.M. Sukiman Azmy ketika dikonfirmasi di tempat terpisah terkait kasus yang menjerat (LM), yang juga merupakan salah satu kepala OPD di lingkup Pemkab Lotim, Ia menyatakan jika dirinya selaku pejabat pembina kepegawaian tidak akan gegabah mengambil keputusan terkait jabatan (LM) saat ini.

Berita Terkait:   Lagi, SBMI Advokasi Pemulangan PMI Ilegal Lotim

“Saya sudah katakan kepada mereka, kalau memang terbukti dia berbuat tidak senonoh, tentu kita akan bersikap, tetapi selama proses ini kita tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” tuturnya.

Selama belum ada keputusan hukum tetap terhadap (LM), Sukiman menegaskan akan tetap memberdayakan yang bersangkutan, karena capaian kinerjanya dianggap positif dan memuaskan.

“Sama seperti kasus yang menjerat salah satu kadis. Kata orang begini, kata koran begini. Tapi saya kan belum melihat mana proses itu. Mana bukti tertulisnya. Sampai sekarang belum. Saya akan tetap pakai karena kinerjanya bagus, sampai nanti ada keputusan yang incraht,” tutupnya. (Red)