BAPPILU NasDem NTB: Kader Tak Loyal, Silahkan Angkat Kaki atau Dipecat


Tensi politik mulai memanas pasca penetapan nomor urut calon kepala daerah pada pilkada 2020. Dari itu semua partai politik pengusung mulai rapikan barisan. Bahkan Partai Nasional Demokrat (NasDem) menyertainya dengan ancaman.

MATARAM, OttNews.id– Partai NasDem rupanya tidak main-main dalam menjaga disiplin dan integritas para kadernya. Meningkatnya tensi politik pasca penetapan nomor urut calon pada pagelaran Pilkada serentak mendatang sangat rentan untuk terjadinya pelanggaran. Menghindari itu, Partai NasDem memasang rambu tegas kepada seluruh kadernya.

“Kami tegaskan kepada seluruh kader, untuk patuh dan loyal pada keputusan Partai ” tegas sekretaris Bappilu NasDem NTB, Arif Rahman Maladi yang juga Koordinator Daerah Partai NasDem Kota Mataram.

Terang Arif, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem NTB sudah melakukan pemantauan dan mendapat bebrapa laporan bahwa ada beberapa kader yang tidak loyal kepada partai dan secara terang terangan mendukung paslon lain.

“Kami dari Bappilu DPW meminta kepada DPD untuk segera melayangkan surat teguran kepada beberapa kader yang tidak patuh dan tunduk kepada keputusan partai,” tekasnya.

Dirinya juga menjelaskan, surat teguran itu harus  ditindaklanjuti dengan segera. Jika tidak dilakukan, maka mekanisme partai untuk menjatuhkan sanksi tegas akan dilakukan. Ukuran sanksi itu terangnya tergantung pada tingkat kesalahan, mulai dari penangguhan KTA hingga pencabutan KTA atau pemecatau.

“Lebih baik segera angkat kaki (mundur) atau sanksi beratnya ya dicabut KTA-nya atau dipecat,” tegasnya.

“Sesuai Instruksi Ketua Umum dan Ketua Bappilu DPP¬† bahwa NasDem berkomitmen penuh memenangkan paslon yang diusungnya, ketika ini tidak dipatuhi maka sanksi tegas menanti, NasDem itu tidak boleh lepas dari jargon Bersatu Berjuang Menang,” tutupnya. (Red)

Berita Terkait:   Sekretaris PGK NTB: Kapolres dan Satgas Covid-19 Loteng Harus Tindak Tegas Iringan Paslon Saat Mendaftar