BOP Tersendat, Himpaudi Lotim Gebrak Meja Dikbud Tuntut Kejelasan


Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Lotim gelar hearing ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim terkait lambannya penyaluran dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) lembaga PAUD oleh Dikbud Lotim

Lombok Timur, OttNews.id-Ketua Himpaudi Lotim, Usman, S.Pd menegaskan hearing yang dilakukan pihaknya, dilakukan karena proses pencairan anggaran BOP untuk lembaga PAUD sangat lamban, dan cenderung diabaikan.

“Tuntutan kami dalam hearing ini mengenai anggaran belanja pada bantuan BOP PAUD yang belum disalurkan ke masing-masing lembaga, sedangkan anggaranya dari pusut sudah masuk ke daerah, ” sesalnya.

Usman dalam kesempatan itu, menuntut agar sesegera mungkin dilakukan pencairan BOP ke setiap satuan lembaga PAUD, dan membebaskan setiap satuan PAUD untuk merumuskan rencana pembelanjaan sesuai dengan amanat Permendikbud Nomor 13 tahun 2020 dan pernendikbud Nomor 20 tahun 2020.

Himpaudi juga meminta agar tidak diintervensi melakukan pembelian barang di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dikbud tertentu, sebab tindakan itu menurut pihaknya bertentangan dengan PP Nomor 6 tahun 1974 tentang Pembatasan Kegiatan ASN dalam usaha swasta.

“Pada pasal 2 ayat 1, PP Nomor 6 tahun 1974 sangat jelas, pegawai negeri dilarang dan dibatasi berbisnis dan berdagang baik secara resmi atau sambilan,” papar Usman.

Lebih lanjut, pihaknya berharap agar tidak ada lagi iuran dengan alasan pelaksanaan kegiatan. “Kami juga menuntut stop untuk meminta satuan pendidikan untuk mengeluarkan uang dengan alasan workshop,” tuntutnya.

Usman mengancam, apabila tuntutan-tuntutan yang dilayangkan, tidak diindahkan, maka pihaknya akan menggelar aksi demonstrasi bersama seluruh lembaga PAUD yang ada di Lotim.

“Kami tidak akan berhenti sampai disini, agar persoalan ini tidak berlarut-larut, segera temukan titik temu yang jelas, jika tidak kami akan adakan aksi bersama,” kesalnya.

Berita Terkait:   Pemuda NW Kecam Keras Tuduhan MF, Terkait Penipuan yang Dituduhkan ke Luthfi

Sementara itu, Sekretaris Dikbud, Huzaipah, yang menerima kedatangan Pengurus Himpaudi mengatakan, persoalan tersebut akan segera ditindaklanjuti, bahkan akan mempercepat apa yang menjadi tuntutan Himpaudi Lotim tersebut.

Ia juga berjanji akan berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikan persoalan-persoalan, sesuai isi tuntutan dalam hearing tersebut.

“Apa yang menjadi tuntutan teman-teman Himpaudi akan kami tindaklanjuti cepat dan segera mempercepat proses yang ada,” tutupnya. (Red)