Kasus Tambak, ARM Serahkan Bukti Tambahan dan Laporkan Sekda ke Kejari


Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) kembali mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur (Lotim). Kali ini kedatangan ARM untuk konfirmasi perkembangan kasus, menyerahkan bukti tambahan, serta melaporkan ketua TKPRD ke Kejari atas dugaan mal-administrasi.

LOMBOK TIMUR, OttNews.id– Kedatangan ARM untuk kali kedua itu adalah untuk melakukan konfirmasi terkait laporan kasus rekomendasi tambak udang dan menyerahkan bukti tambahan terkait kasus yang telah dilaporkannya beberapa waktu lalu.

“Kehadiran kami di sini untuk menanyakan perkembangan kasus dan menyerahkan pula bukti tambahan,” kata Deni di Kejari Lotim, Senin (28/09/2020).

Ditanyakan terkait tambahan bukti yang diberikan ke pihak Kejari Lotim terkait kasus itu, Deni menjawab rinci.

“Kita melaporkan tambahan bukti berupa surat dari Ketua TKPRD dan juga Sekda, seolah-olah surat yang dikeluarkan mereduksi rekomendasi hasil penyesuaian tata ruang Nomor 640 tahun 2019 yang dikeluarkan Sekda sebelumnya Rahman Farli yang dulu bahkan tidak sesuai, untuk kembali kepada surat Nomor 640/342/PU/2020 yang diteken 10 Juni 2020,” paparnya.

Atas surat yang diduga mal-administrasi itu, maka ARM melaporkan Ketua TKPRD Lotim, dalam hal ini Juani Taofik ke Kejari Lotim, sebagai bagian dari pihak yang harus bertanggung jawab atas kegiatan pembangunan tambak udang di Suryawangi.

“Kami melihat ada upaya-upaya tertentu yang telah dilakukan oleh Ketua TKPRD yang juga Sekda, seperti upaya merestrukturisasi normatif dari rekomendasi Bupati, padahal rekomendasi itu telah melahirkan beberapa kebijakan termasuk IMB, kemudian izin lokasi yang menjadikan rekomendasi Bupati itu sebagai pertimbangannya,” jelasnya.

Atas dugaan itu, maka secara tegas Deni selaku kuasa hukum dari ARM menyatakan telah melaporkan ketua TKPRD sekaligus Sekda Lotim ke Kejari Lotim.

“Kami menduga surat yang dikeluarkannya oleh Sekda itu dibuat belakangan setelah kita membuat laporan itu, maka kami laporkan Ketua TKPRD dalam hal ini Sekda atas dugaan itu,” tegasnya. (Red)

Berita Terkait:   Relawan HMI-KAHMI Lotim, Sebar Masker dan Edukasi Covid19