Reskrim Polres Lotim Lakukan OTT Oknum LSM KPK


Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Lombok Timur, lakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap dua oknum anggota LSM Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi (LKPK) di Kecamatan Terara.

LOMBOK TIMUR, OttNews.id– Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Lotim, dibantu Sat Intelkam dan anggota Polsek Terara malakukan OTT terhadap dua orang oknum anggota LKPP

Kasubag Humas Polres Lotim, IPTU. Jaharuddin menyebutkan OTT dilakukan sekitar pukul 14.30 Wita, di salah satu warung makan di Desa Terara, Kecamatan Terara, Selasa (21/07/2020).

Kedua pelaku, yakni DIN (52) alamat Praya, dan THR (46) asal Suralaga, ditangkap saat tengah menerima uang dari korbannya. Aksi pemerasan oleh pelaku diketahui setelah adanya laporan dari korban Agus (42) ke Polres Lotim.

“Berawal dari Pokja Penindakan Satgas Saber Pungli menerima informasi dari masyarakat. Tentang adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh Oknum LSM LKPK. Atas nama DIN dan THR,” tutur Jahar.

Adapun motif pelaku adalah dengan menakut-nakuti korban karena tidak menunjukkan laporan pertanggungjawaban bantuan sebesar Rp 100 juta, yang digelontorkan oleh Dinas Pertanian NTB, kepada gabungan kelompok tani (Gapoktan) Ciung Wanara.

Meskipun telah meminta oknum LSM tersebut untuk mempertanyakan hal tersebut ke UPTD Pertanian Terara, mereka tetap meminta uang sebesar Rp. 15 juta. Agar tidak dilaporkan ke Kejaksaan dan Kepolisian.

“Dikarenakan petugas penyuluh dari UPTD masih baru, dan tidak bisa menjelaskan perihal bantuan yang telah didapatkan oleh Gapoktan Ciung Wanara, kemudian oknum LSM LKPK tersebut meminta uang sebesar Rp. 15 juta. Agar tidak dilaporkan ke aparat penegak hukum,” jelasnya.

Karena takut dengan ancaman tersebut, korban kemudian menyerahkan uang sebesar Rp. 7 juta, pada tanggal 16 Juli. Kemudian disusul pemberian sebesar Rp. 5 juta pada saat OTT dilakukan.

Berita Terkait:   Ketua 1 IKD Lotim Dukung Penuh Penerbitan Izin Ritel Modern

“Gapoktan Ciung Wanara menyerahkan uang sebanyak Rp. 12 juta, yang diserahkan sebanyak 2 kali tahapan. Pada saat penyerahan uang tahap kedua tersebut, tim melakukan OTT terhadap Oknum LSM LKPK tersebut,” beber Jahar.

Atas perbuatannya, kedua pelaku terancam pidana 9 tahun kurungan seperti termaktub dalam Pasal 368 KUHP. Kedua pelaku pun kini telah diamankan di Mapolres Lotim demi proses hukum lebih lanjut. (04)